Pecinta alam. Wah terdengar keren ya dia yang selalu menaklukan gunung, menyusuri sungai dan mendaki lembah. Siapa sangka bukan hanya remaja atau dewasa yang bisa terjun langsung kea lam. Anak SDpun juga bisa menekuni hobinya melalui pramuka. Pramuka sebagai jalan pintas menjelajah tanpa dilarang orang tua karena memang kegiatan yang diijinkan oleh sekolah. Bahkan sekarang justru banyak anak yang menggemari pramuka karena bisa bebas menjelajah, mengikuti kegiatan di alam, berkemah dilapangan, berkenalan dengan teman lain dari berbeda sekolah. Kira-kira bagaimana ya suasana interior kamar anak pecinta alam? Pasti sangat menyenangkan dan tidak membosankan.

Tanaman mini dekat jendela

Tidak bosan dengan tanaman yang sering kita temui setiap menjelajah, tanaman mini bisa menemani kita sewaktu tidur seperti tidur di alam. Tanaman bisa langsung terkena sinar matahari dan bisa tetap hidup asalkan disiram secara teratur. Jangan lupa untuk selalu dibersihkan ika ada daun yang busuk atau jatuh menutupi pot. Hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Tanaman mini seperti kaktus, sukulen, tanaman kecil lainnya yang tingginya sekitar 15 cm sangat membantu mempercantik ruangan. Pasti sangat indah dan menyegarkan.

Ranting dedaunan sintetis

Ranting dan dedaunan sintetis di kamar membuat kita merasa tidur di hutan. Di hutan ranting dan dedaunan di mana-mana. Tapi, jika di kamar cukup letakkan daun dan ranting sintetis dengan posisi menggantung atau menepel pada tembok. Lebih baik menggantung di atas kamar karena menimbulkan kesan alami. Pilihlah ranting dan daun sintetis yang tidak mudah rusak sehingga perawatannya juga mudah. Tatalah serapi mungkin. Jangan sampai ingin terlihat kesan alami justru terlihat berantakan.

Dominan warna coklat muda atau tua

Warna coklat muda ataupun coklat tua jika dipadupadankan akan terlihat hangat. Warna coklat terkenal dengan warna alam dan membumi. Misalnya tembok berwarna krem, ranjang berwarna coklat tua, seprei berwarna coklat susu, lantai terbuat dari keramik bercorak kulit kayu. Selain itu pembuatan barang-barang yang dominan dengan kayu akan membuat kesan lebih alami. Misalnya lemari terbuat dari kayu, bukan dari besi. Selain itu, rak temple terbuat dari kayu, bukan dari besi. Bisa juga kursi lipat coklat terbuat dari kayu, bukan dari besi.

Letakkan tempat topi, jaket, payung di tiang khusus

Anak-anak maupun remaja membutuhkan perlindungan seperti topi, jaket, paying. Jika cuaca sedang ekstrem benda-benda itu digunakan. Saat panas anak langsung bisa mengambil topi. Saat kedinginan, anak bisa mengambil jaket. Saat akan pergi, anak bisa langsung mengambil paying yang di siapkan di tiang. Ada tiang khusus untuk menggantungkan topi, jaket, tas yang ditaruh sementara untuk dipakai lagi keesokan harinya. Biasanya terdapat beberapa cabang sehingga bisa untuk menaruh benda yang bisa digantung. Selain itu mudah untuk dicari jika sedang terburu-buru. Usahakan terbuat dari kayu tiang tersebut sehingga ringan dipindah-pindahkan.

Lampu tidur tertutup rotan

Rotan selain dibuat untuk kursi, juga bisa digunakan untuk kerajinan tangan. Biasanya terdapat rotan yang berbentuk seperti bola takraw untuk menutupi lampu. Lampu yang cocok untuk penutup rotan ini biasanya lampu bohlam kuning, bukan lampu putih. Lampu cocok dinyalakan ketika malam hari sewaktu tidak digunakan untuk belajar. Jika digunakan untuk belajar akan terasa sakit di mata. Selamat mencoba tips-tips di atas. Jangan ragu untuk menambah aksen lain untuk mix and match yang lebih cocok.